SADARI terdiri dari beberapa tahap pemeriksaan yang mudah dilakukan namun memerlukan ketelitian. Ikuti setiap langkah dengan cermat untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang optimal:
Berdirilah di depan cermin dengan pencahayaan yang baik. Pertama, posisikan lengan di samping tubuh dan perhatikan payudara Anda. Kemudian, angkat kedua lengan ke atas kepala dan amati kembali. Perhatikan apakah ada perubahan bentuk, ukuran, atau simetri payudara. Cermati tekstur kulit, apakah ada kerutan, lesung, atau perubahan warna. Perhatikan juga kondisi puting, apakah ada yang tertarik ke dalam atau perubahan posisi.
Berbaringlah dengan nyaman dan letakkan bantal kecil di bawah bahu kanan. Gunakan tiga jari tengah tangan kiri untuk memeriksa payudara kanan. Gerakkan jari dalam gerakan melingkar kecil, dimulai dari bagian luar payudara menuju puting. Tekan dengan tiga tingkat tekanan: ringan untuk jaringan dekat permukaan, sedang untuk jaringan tengah, dan agak kuat untuk jaringan dekat dinding dada. Pastikan seluruh area payudara terperiksa. Ulangi prosedur yang sama untuk payudara sebelah kiri.
Jangan abaikan area ketiak karena jaringan payudara meluas hingga ke area ini. Angkat lengan sedikit dan raba area ketiak dengan gerakan melingkar untuk mendeteksi adanya benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening. Area ini penting karena kelenjar getah bening di ketiak sering menjadi tempat pertama penyebaran sel kanker payudara.
Tekan puting dengan lembut namun cukup untuk melihat apakah ada cairan yang keluar. Cairan yang keluar dari puting, terutama yang berdarah, berwarna cokelat, atau berbau, bisa menjadi tanda yang perlu diwaspadai dan harus segera dikonsultasikan ke dokter.
Pemeriksaan juga bisa dilakukan saat mandi karena kulit yang basah dan licin memudahkan tangan bergerak lebih lancar. Gunakan busa sabun untuk membantu jari meluncur dengan mulus di permukaan kulit. Lakukan teknik yang sama seperti saat berbaring, pastikan seluruh area payudara terperiksa dengan teliti.